Showing posts with label Penghargaan. Show all posts
Showing posts with label Penghargaan. Show all posts

Tuesday, January 11, 2011

Dua Peraih Nobel Temukan Penelitian Baru

Dua Peraih Nobel Temukan Penelitian Baru

Liputan6.com, Stockholm: Dua peraih Nobel di bidang kimia asal Jepang sedang membahas tentang sebuah penelitian yang dirancangnya dan juga soal kegunaannya di masa depan. Akira Suzuki dan Eiichi Negishi memberikan perkuliahan pada siswa di seluruh dunia di Universitas Stockholm, Rabu, (8/12).

Mereka akan menciptakan alat kimia yang akan digunakan untuk membuat bahan-bahan kimia canggih. Negishi, profesor di Universitas Purdue, memulai sambutannya dengan mengatakan bahwa mimpinya telah menjadi kenyataan ketika dia memenangkan Nobel. Dia mengatakan kepada penonton bahwa semua yang berada di aula dan bahkan ruangan itu sendiri terbuat dari bahan organik. Ini merupakan tujuan dari penelitian mereka.

Suzuki, profesor di Universitas Hokkaido mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas Nobel yang diraihnya. Suzuki menjelaskan bagaimana mereka menemukan kopling yang stabil dan bagaimana cara kerjanya. Dia mengatakan alat ini telah digunakan secara luas, termasuk dalam produksi obat tekanan darah.

Suzuki dan Negishi akan menghadiri perayaan besar yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Jepang di Stockholm Kamis, (9/12) ini. (Vin)

Saturday, December 25, 2010

Khumaeni Sabet Penghargaan AS Bidang Keamanan Melalui Analisis Serbuk

Khumaeni Sabet Penghargaan AS Bidang Keamanan Melalui Analisis Serbuk

Jakarta - Ali Khumaeni, mahasiswa asal Indonesia, mencatat prestasi di kancah internasional. Dia menyabet penghargaan di AS bidang Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) untuk aplikasi keamanan melalui analisis serbuknya.

Penghargan itu didapatnya dari 6th International Chemical Congress of Pacific Basin Societies (Pacifichem 2010) yang diselenggarakan di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, 15-20 Desember 2010. Demikian keterangan tertulis Wakil Konsul Konjen RI di Osaka, Jepang, Anggraeni Widiastuti, yang diterima detikcom, Kamis (23/12/2010).

Khumaeni menyampaikan makalah dengan judul 'A Unique Technique for Rapid Analysis of Tiny Amount of Powder Sample Using Transversely Excited Atmospheric CO2 Laser-induced He Gas Plasma at 1 atm'. Dari karyanya itu, dia menjadi satu-satunya pemenang di bidang keilmuan kategori keamanan.

Mahasiswa program master Universitas Fukui Jepang ini menawarkan metode baru untuk menganalisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit (sekitar 2-5 mg). Serbuk yang sangat sedikit terkadang ditemukan di laboratorium kimia tanpa disertai dengan label (karena hilang, dll) sehingga sering kali muncul kesulitan untuk membedakan dengan serbuk lain. Hal ini karena adanya kesamaan warna dan ukuran partikelnya.

Serbuk terkadang juga ditemukan di tempat-tempat yang dicurigai dalam investigasi kriminal lantaran keberadaan material eksplosif. Analisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit juga sangat diperlukan di Industri yang menghasilkan serbuk-serbuk yang sangat mahal seperti Industri kosmetik dan obat-obatan. Dalam risetnya, Khumaeni dibantu oleh Zener Sukra Lie, dan beberapa mahasiswa Jepang.

Juri Pacifichem 2010 sebelumnya menerima 2.070 makalah kategori mahasiswa yang telah didaftarkan di 13 bidang keilmuan. Juri lantas memilih 43 makalah terbaik untuk dipresentasikan di kompetisi poster.

Para pemakalah juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan di depan para ahli bidang LIBS for security application. Makalah-makalah pilihan itu akan dipublikasikan di Jurnal Internasional Applied Spectroscopy edisi January 2011.

Dalam menilai makalah-makalah itu, dewan juri menekankan pada 4 poin penilaian, yakni orisinalitas ide (novelty), cara penyajian presentasi, pemahaman secara menyeluruh terhadap riset yang telah dilakukan, dan antusiasme dan semangat dalam membawakan presentasi.

(vit/fay)

Sumber : www.Detik.com

Friday, December 17, 2010

Tiga Lansia Berbagi Nobel Kimia

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Nobel Kimia 2010 yang diumumkan Rabu (6/10/2010) diberikan kepada tiga orang ilmuwan yang menemukan teknik merangkai atom-atom karbon yang disebut palladium-catalyzed cross coupling. Masing-masing bisa dikatakan lansia karena usianya yakni Richard Heck (79) dari AS, serta Ei-chi Negishi (75) dan Akira Suzuki (80) dari Jepang.

Ketiganya dianggap berjasa karena teknik temuannya merupakan salah satu metode terbaik yang banyak dipakai di berbagai industri saat ini dan masa depan. Pengikatan atom karbon banyak digunakan dari pembuatan obat hingga pembuatan layar komputer.

"Teknik tersebut memungkinkan para ahli kimia mengikat atom karbon, suatu tahapan kunci dalam proses pembuatan molekul-molekul kopleks. Metode mereka sekarang digunakan di dunia untuk produksi farmasi secara komersil, termasuk potenisnya untuk pembuatan obat kanker, dan molekul untuk membuat piranti elektronik," demikian pernyataan resmi yang dirilis Royal Academy Swedish of Sciences.

Terobosan tersebut tidak kalah tuanya dengan usia para ilmuwan tersebut karena sudah ditemukan sejak empat dekade lalu karena riset mereka sudah dimulai di taun 1960-an. Metode yang dikembangkan ketiga ilmuwan berhasil meniru molekul pembunuh kanker yang secara alami ditemukan pada spons di laut. Mereka juga mengembangkan antibiotik yang melawan bakteri resisten dan sejumlah obat komersial antara lain anti-infalamasi naproxen.

"Kalau dihitung tidak kurang dari 25 persen reaksi kimia di industri farmasi saat ini menggunakan metode mereka," ujar Claes Gustafsson, salah satu anggota komite Nobel. Teknik tersebut juga digunakan industri elektronika untuk membuat LED yang kini menjadi komponen pilihan untuk layar tipis.

Heck yang merupakan professor emeritius dari University of Delaware kini tinggadl di Filipina. Negishi merupakan profesor kimia di Purdue University dan Suzukui profesor dari Hokkaido University. Mereka akan berbagi hadiah sebesar 10 juta Kronor atau sekitar Rp 14 miliar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Yuyun Lusini, M.Si, Hp. 081316300285
Ir. Nurul Asni, M.Si, Hp. 08128526140


Jl. Tugu RayaKomplek Timah, Kelapa Dua Cimanggis, Depok – 16951Telp. : (021) 8710001, Fax.: (021) 8728523 Email : akacaraka@yahoo.co.id Website : www.akacn.ac.id